Facebook Status Updates

Selasa, 16 April 2013
Seorang bapak bertanya kepada anak muda.
Anak muda, Apakah kau tidak ada kerjaan? Rajin sekali kau Up date satatus.
Ada masalah apa bapak?
Ini Bukan hanya soal "eksis" Bapa tapi eksistensi saya.
Setiap kali buka Fb saya selalu dihadapkan pada pertanyaan. "Apa yang Anda pikirkan?"
makanya saya harus jawab.
Ewww Dasar cucunya Descartes.

bijakdikit

Pada kesempatan lain anak beranikan diri bertanya.
Bapa saya mau tanya,Setiap kali Bapa buka FB apa yang pertama kali bapa lihat?
Pemberitahuan.
Bapa pikir itu Fb itu koran kah?
itu peremberitahun banyak yang palsu tu
yang bapa lihat itu tidak semuanya benar.
Dalam hati anak muda itu berkata"suw tua juga tidak mau pake otak mala pake mata lagi"
salambijak

Get the Top Of Merbabu - Letmego

KESIMPULAN ANALOGI DAN PROBABILITAS


1.      Pengantar
            Analogi merupakan salah satu bahasa komunikasi yang dipakai sejak zaman dahulu. Dalam teologi maupun filsafat kita sering menemukan penggunaan bahasa analogi. Bahasa analogi sendiri dipakai oleh teolog dan filsuf untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit dipahami. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa analogi  juga menjadi suatu yang penting dan harus dipelajari. Dalam keseharia analogi juga dapat menyesatkan ketika tidak menggunakan logika yang benar. Oleh karena itu dalam paper ini saya akan membahas  beberapa hal tentang analogi. Pada bagian pertama akan dibahas tentang pengertian analogi, argumen analogi, dan penggunaan analogi. Pada bagian kedua akan dibahas tentang bagaiamana menilai argumen analogi. Akhirnya bagian selanjutnya adala penutup. Pada bagian ini akan diberikan kesimpulan dan tanggapan penulis.
2.      Analogi
2.1.   Pengertian Analogi
            Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak argumen, ada argumen deduktif yang valid jika premis-premisnya membentuk kesimpulan tetapi ada juga argumen lain yang tidak valid. Tidak semua  disebut sebagai  deduktif. Banyak  tidak menunjukkan kebenaran dalam  kesimpulannya, seperti mengikuti premis-premis, tetapi sangat menentukan sebagai kemungkinan atau kemungkinan yang benar. Argumen ini secara umum disebut sebagai induktif yang sangat berbeda dengan argumen deduktif. Argumen induktif merupakan salah satu jenis yang sangat umum digunakan dalam argumen analogi. Analogi kadang-kadang disebut juga analogi induktif yaitu proses penalaran dari suatu fenomena menuju fenomena yang lain yang sejenis kemudian disimpulkan bahwa apa yang terjadi pada fenomena yang pertama akan terjadi juga pada fenomena yang lain. Dengan demikian dalam setiap tindakan pentimpulan terdapat tiga unsur, yaitu peristiwa pokok yang menjadi dasar analogi, persamaan prinsipal yang menjadi pengikat, dan ketiga fenomena yang hendak kita analogikan. Pada bagian ini akan ditunjukkan dua contoh yang dapat membantu kita memahami argumen analogi.